TUGAS
AUDIT IT
Audit Program Generator (APG)
Disusun oleh:
(161011700020)
Aditya Ariediantio
(161011700410)
Alamsyah Saputra
(161011700390)
Muhammad Najwah
(161011700399)
Siska Puspita Ayu
(161011700017)
Wilda Ayu Trihandayani
PROGRAM STUDI SISTEM INFORMASI
STMIK ERESHA
2019
APG (Audit
Program Generator)
Waktu,
biaya, tenaga, tanggal penyelesaian, adalah semua elemen yang harus
diperhitungkan ketika sebuah tim audit membuat perencanaan audit. Langkah
pertama dalam perencanaan audit tersebut akan dipersiapkan dalam sebuah daftar
perencanaan audit.
APG
memungkinkan tim audit mempersiapkan daftar perencanaan audit mereka. APG
memungkinkan tim audit untuk menambah, menghapus atau melakukan modifikasi
item-item individual dalam daftar perencanaan audit untuk menyesuaikan antara
pekerjaan auditor dengan keperluan klien mereka.
Daftar
perencanaan audit dari APG termasuk item-item untuk menetapkan:
·
Persetujuan
penerimaan tugas
·
Persetujuan
personel audit terhadap perikatan audit
·
Tingkat independensi
·
Pengetahuan
terhadap kesatuan usaha
·
Taksiran
kemampuan audit
·
Surat Perikatan
·
Taksiran risiko
audit dan tingkat materialitas
·
Taksiran risiko
pengendalian
·
Tindakan-tindakan
melanggar hukum
·
Tingkat
kesalahan dan ketidakpatuhan
·
Prosedur
analitikal
·
Strategi audit
dan program audit
APG
dapat membantu dalam memenuhi standar auditing, mempertimbangkan struktur
pengendalian internal dalam sebuah laporan keuangan auditan. Standar auditing
mengharuskan auditor mendapatkan pemahaman terhadap tiga elemen dari struktur
pengendalian dan apakah kebijakan-kebijakan yang relevan, prosedur-prosedur dan
catatan-catatan yang mendasar telah diterapkan pada perusahaan yang diaudit.
Daftar
perencanaan berfungsi sebagai sebuah kontrol untuk memastikan bahwa semua
bagian struktur pengendalian internal telah diperiksa, dan ini menjadi bagian
pertama dari peralatan APG mengacu kepadanya.
Untuk
itu, maka pada APG disediakan sebuah form berisikan daftar pertanyaan untuk
mengetahui tingkat pengendalian internal pada perusahaan yang diaudit. Untuk
penggunaan daftar pertanyaan tersebut secara efektif, maka auditor harus
merecord tanggapan-tanggapan untuk pertanyaan-pertanyaan dan pekerjaan yang
dilakukan untuk melihat bahwa prosedur-prosedur yang diidentifikasi merupakan
kondisi aktual pada perusahaan yang diaudit. Dalam banyak kasus, sebuah
referensi dari kertas kerja dimana sebuah hasil pemeriksaaan disimpan, akan
menjadi kebutuhan penting dalam audit.
Setelah
melengkapi daftar pertanyaan tersebut, berikutnya APG akan mendesain tahapan
demi tahapan yang mendasari dalam pembuatan keputusan auditor seperti misalnya
: taksiran risiko pengendalian pada tingkat maksimum, dan bagaimana mengurangi
beberapa taksiran risiko. Dalam lembar kasus, auditor dapat mendesain
pengujian-pengujian khusus dalam bagian pengendalian internal dari program
untuk memberikan jaminan bahwa pengendalian dapat dipercaya untuk mengurangi
risiko pengendalian dibawah tingkat maksimum sebagai fungsi aktual untuk asersi
laporan keuangan tertentu.
Setelah
dapat mengembangkan perencanaan untuk auditnya, keuntungan dari sebuah
perikatan audit dari struktur pengendalian, dibuat sebuah taksiran risiko
pengendalian, dan membuat beberapa analisis finansial pendahuluan. Berikutnya,
auditor siap untuk mengerjakan pengaturan dari perencanaan audit, dan program
pengujian substantive.
Program
audit akan dijilid untuk setiap perikatan audit. Setiap perikatan tersebut
berbeda dan meminta auditor untuk menggunakan keahlian professional mereka
untuk memformulasikan tahapan-tahapan audit yang dibutuhkan untuk memberikan
ukuran yang jelas, tingkat materialitas, dan tingkat objektivitas auditor
sebagai factor-faktor yang perlu dipertimbangkan.
Program
audit akan dijilid untuk setiap perikatan audit. Setiap perikatan tersebut
berbeda dan meminta auditor untuk menggunakan keahlian professional mereka
untuk memformulasikan tahapan-tahapan audit yang dibutuhkan untuk memberikan
ukuran yang jelas, tingkat materialitas, dan tingkat objektivitas auditor
sebagai faktor-faktor yang perlu dipertimbangkan.
Hal
tersebut sangat sulit dan waktu yang dikonsumsi untuk mengembangkan program
audit sejak awal untuk masing-masing perikatan audit yang baru. Dan seperti
telah diuraikan sebelumnya bahwa APG dapat membantu pembuatan perancangan
program audit sejak awal mula atau menyediakan langkah-langkah yang diusulkan
untuk melakukan modifikasi terhadap kondisi-kondisi yang tertentu pada klien.
APG telah
didesain untuk dimulai dengan lima asersi:
·
Keberadaan atau
keterjadian
·
Kelengkapan
·
Hak dan
kewajiban
·
Penilaian atau
pengalokasian,
·
Penyajian dan
pengungkapan
Kegunaan
lain dari APG adalah dapat digunakan untuk meninjau daftar pengungkapan dan
tingkat kepatuhan terhadap perpajakan. Hal ini dapat membantu auditor
memastikan bahwa laporan keuangan memenuhi semua unsur pengungkapan dan bahwa
perusahaan klien telah mematuhi peraturan perpajakan yang berlaku.
DAFTAR PUSTAKA
